Tutorial Membuat Desain di Canva

Tutorial Membuat Desain di Canva


 Inspirasi Bisnis: Kisah Sukses Canva dan Melanie Perkins - Zahir

Dalam membuat suatu desain grafis secara digital diperlukan keahlian khusus dan kreativitas dari dri masing-masing. Tentu banyak aplikasi yang dibuat untuk membantu hal tersebut. Salah satunya adalah Canva. Pasti kita sudah tidak asing lagi dengan Canva ini, sebuah aplikasi atau website yang banyak digunakan untuk membuat desain visual seperti poster, presentasi, dll. Aplikasi ini tentu dapat diakses dengan gratis juga dengan fitur-fitur yang cukup lengkap.

 

Cara untuk membuat desain di Canva:

1. Sign up / Log in ke akun Canva.

2. Buatlah desain dengan cara klik menu "create a design" dan pilih jenis desain yang ingin dibuat serta template yang ingin digunakan.

3. Pilih background yang akan digunakan.

4. Tambahkan teks pada desain dengan memilih "text" dan pilih jenis font yang akan diinginkan.

5. Tambahkan elemen atau foto yang tersedia di Canva atau dapat diupload dari file komputer.

6. Save dan download desain setelah selesai dengan format png, jpeg, jpg, atau pdf.

 

Demikian cara membuat desain dengan Canva. Selamat mencoba !!

 


Rangkuman Materi Bahasa Indonesia

Rangkuman Materi Bahasa Indonesia

 
Teks Prosedur

Teks prosedur adalah sebuah teks yang ditulis untuk merancang atau membuat sesuatu. Teks prosedur ini bertujuan untuk menginformasikan cara melakukan, menggunakan, atau membuat sesuatu sehingga pembaca dapat mencapai tujuan tertentu dengan melakukan tahapan secara teratur.

Struktur teks prosedur:

1. Pernyataan umum merupakan segmen awal mengenai topik yang dibahas.

    - Pernyataan awal berisi gambaran tentang hal yang dibahas.

    - Alat dan bahan berisi peralatan dan hal-hal yang dibutuhkan untuk membuat atau melakukan sesuatu.

2. Langkah-langkah berisi tahapan untuk membuat atau melakukan sesuatu.

3. Kesimpulan merupakan penutup dari teks prosedur. Contoh: demikian, ... ; jadi, ...

Tata bahasa dalam teks prosedur:

1. Menggunakan partisipan manusia: melibatkan partisipan atau pembaca untuk ikut terlibat dalam suatu kegiatan (melibatkan manusia sebagai objek).

2. Menggunakan konjungsi temporal: konjungsi yang mengacu pada urutan waktu. Contoh: pertama, ... ; setelah itu, ...

3. Menggunakan kata verba material dan tingkah laku: verba material lebih mengacu pada tindakan fisik dalam suatu persitiwa, sedangkan verba tingkah laku lebih mengacu pada tindakan fisik dalam suatu peristiwa.

4. Menggunakan kalimat imperatif (kalimat perintah), kalimat deklaratif (kalimat berita), dan kalimat interogatif (kalimat tanya).


Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi adalah teks yang berisi fakta, menceritakan tentang sebab dan akibat dari peristiwa alam atau sosial yang terjadi di masyarakat yang ditulis secara ilmiah berdasarkan data dan sumber yang kredibel. 

Struktur teks eksplanasi:

1. Pernyataan umum berisi penjelasan umum dan pengenalan tentang peristiwa yang akan dibahas.

2. Runtutan penjelas berisi penjelasan mengenai topik yang dibahas secara lebih mendalam dan memuat penjelasan mengenai sebab-akibat dari peristiwa tersebut.

3. Penutup atau interpretasi berisi kesimpulan dan pendapat penulis.

Tata bahasa dalam teks eksplanasi:

1. Kata kerja material: kata kerja yang menunjukkan aktivitas fisik yang dapat dilihat secara langsung.

2. Kata kerja relasional: kata kerja yang digunakan sebagai penghubung antara subjek dan pelengkap. Contoh: merupakan.

3. Konjungsi sebab (kausal): konjungsi yang menjelaskan bahwa suatu peristiwa terjadi karena suatu sebab tertentu.

4. Konjungsi temporal (waktu): konjungsi yang menjelaskan hubungan waktu antara dua peristiwa atau hal. Contoh: apabila, sebelum, sampai, dll.


Cerita Pendek

Cerita pendek adalah salah satu karya sastra yang menceritakan tentang kehidupan manusia dan bersifat nyata yang diberi tambahan imaginatif oleh penulis. Cerpen merupakan bagian terkecil dari novel yang hanya memiliki satu alur, sedangkan novel merupakan kumpulan dari cerpen yang memiliki banyak alur. 

Unsur pembentuk cerita pendek:

1. Unsur intrinsik adalah unsur yang ada di dalam cerpen.

    - Tema: inti yang diceritakan.

    - Alur: jalan cerita / rangkaian cerita (sebab - akibat).

    - Tokoh: orang yang memerankan dan terlibat dalam cerita.

    - Penokohan: sifat tokoh.

    - Latar: latar tempat, waktu, dan suasana.

    - Amanat: pesan yang ingin disampaikan dalam cerita

    - Sudut pandang: pandangan penulis dalam menyampaikan cerita.

2. Unsur ekstrinsik adalah unsur yang ada di luar cerpen. 

    - Latar belakang pengarang.

    - Latar belakang budaya.

    - Nilai moral dalam masyarakat.

Tata bahasa dalam cerpen:

1. Menggunakan kata ganti orang pertama dan orang ketiga.

2. Mengandung kalimat bermakna lampau.

3. Mengandung kata kerja yang menggambarkan suatu peristiwa.

4. Menggunakan kata kerja yang menunjukkan kalimat tidak langsung.

5. Menggunakan dialog.

6.  Mengandung kata kerja yang mengungkapkan perasaan / pemikiran.


Proposal Pengaruh Kepadatan Penduduk terhadap Kelestarian Lingkungan Permata Taman Palem

Proposal Pengaruh Kepadatan Penduduk terhadap Kelestarian Lingkungan Permata Taman Palem

PENGARUH KEPADATAN PENDUDUK TERHADAP KELESTARIAN LINGKUNGAN PERMATA TAMAN PALEM


Dibuat sebagai tugas pelajaran Bahasa Indonesia



Oleh


Felycia Edelyne 

21220584

JURUSAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

SMA KASIH KARUNIA JAKARTA

TAHUN PELAJARAN

2021 / 2022




BAB I

PENDAHULUAN

 

1.1.    Latar Belakang

Indonesia merupakan negara yang luas dengan lebih dari 200 juta penduduk sehingga menduduki peringkat penduduk terbanyak keempat di dunia. Berdasarkan Data Kependudukan Semester II Tahun 2021 tanggal 30 Desember 2022, diketahui jumlah penduduk Indonesia adalah 273.879.750 jiwa. Indonesia mengalami peningkatan penduduk yang cukup pesat sehingga dapat menyebabkan ledakan penduduk jika terus bertambah. Tentunya beberapa upaya terus dilakukan agar penduduk dalam wilayah tersebut tidak mencapai batas maksimal. 

Penduduk merupakan sekelompok orang yang tinggal dan menetap di Indonesia dengan minimal 1 tahun atau berniat untuk tinggal di Indonesia dalam jangka waktu yang panjang. Suatu negara dapat terbentuk karena adanya penduduk yang tinggal di wilayah tersebut. Kini, pertumbuhan penduduk sudah meningkat dengan pesat yang mengakibatkan wilayah tersebut menampung penduduk lebih dari kapasitasnya khususnya di Ibukota Indonesia, Jakarta. Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mengurangi kepadatan penduduk di Jakarta adalah melakukan urbanisasi ke wilayah lain. Namun nyatanya kebanyakan masyarakat masih ingin menetap di Jakarta karena wilayahnya strategis dan memiliki lapangan pekerjaan yang menjanjikan di kota besar. 

Apabila ledakan penduduk terus dibiarkan dapat berdampak pada kelestarian lingkungan. Hal ini disebabkan karena kurangnya kesadaran penduduk akan pemeliharaan lingkungan sekitarnya. Dengan pertumbuhan penduduk khususnya di wilayah Permata Taman Palem, kebutuhan akan hal-hal pokok misalnya air bersih dan udara segar pun banyak dibutuhkan masyarakat. Mengingat pentingnya pengaruh lingkungan bagi kelangsungan hidup manusia, maka perlu dikurangi prediksi dampak buruk yang mengurangi kualitas lingkungan dan pemerintah perlu membuat kebijakan yang menyangkut kelestarian lingkungan. 


1.2.    Rumusan Masalah

1. Apa pengaruh kepadatan penduduk terhadap kelestarian lingkungan?

2. Bagaimana tindakan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan dan mempertahankan kualitas lingkungan?

3. Apa dampak yang ditimbulkan karena kepadatan penduduk yang mempengaruhi kelestarian lingkungan? 


1.3.    Tujuan Penelitian

1. Untuk mengetahui adanya pengaruh kepadatan terhadap kelestarian lingkungan.

2. Untuk mengetahui dan menerapkan tindakan yang dapat dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan.

3. Untuk mengetahui dampak positif dan negatif kepadatan penduduk yang mempengaruhi kelestarian lingkungan.


1.4.      Manfaat Penelitian

1. Agar penduduk sadar akan tindakannya yang dapat mempengaruhi kelestarian lingkungan sehingga jumlah penduduk dan lingkungan hidup dapat seimbang.

2. Agar tindakan yang dilakukan dapat bermanfaat bagi lingkungan.

3. Agar masyarakat dapat lebih bijak dalam memilih tindakan yang bisa berdampak pada kerusakan lingkungan.




BAB II

STUDI PUSTAKA

 


2.1.    Pengaruh

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Pengaruh adalah daya yang ada atau timbul dari sesuatu yang ikut membentuk watak, kepercayaan, atau perbuatan seseorang. Sedangkan menurut Surakhmad, pengertian pengaruh adalah kekuatan yang timbul dari orang atau benda dan juga gejala dalam yang bisa memberikan perubahan terhadap apa yang ada di sekelilingnya.

Berdasarkan kedua pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa pengertian pengaruh adalah suatu aksi yang ditimbulkan oleh seseorang atau sekelompok orang yang memberikan perubahan terhadap segala sesuatu. Dalam penelitian yang berjudul “ Pengaruh Kepadatan Penduduk terhadap Kelestarian Lingkungan Permata Taman Palem ”, penulis ingin mengetahui pengaruh negatif antara kepadatan penduduk terhadap kelestarian lingkungan Permata Taman Palem.


2.2.    Kepadatan Penduduk

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Kepadatan penduduk adalah jumlah rata-rata penduduk per satu satuan luas tanah, sedangkan menurut Sarwono, pengertian kepadatan penduduk adalah suatu keadaan yang dikatakan semakin padat bila jumlah manusia pada suatu batas ruang tertentu semakin banyak dibandingkan dengan luas ruangannya.

Berdasarkan kedua pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian kepadatan penduduk adalah jumlah penduduk dalam suatu ruang yang mengakibatkan jumlah manusia melebihi batas luas wilayahnya. Dalam penelitian yang berjudul “ Pengaruh Kepadatan Penduduk terhadap Kelestarian Lingkungan Permata Taman Palem ”, penulis ingin mengetahui jumlah kapasitas penduduk dalam suatu wilayah yang dapat berdampak pada kelestarian lingkungan Permata Taman Palem. 


2.3.    Lingkungan

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Lingkungan adalah daerah (kawasan dan sebagainya) yang termasuk di dalamnya, sedangkan menurut Sambas Wirakusumah, pengertian lingkungan adalah seluruh aspek yang ada pada sekitar manusia. Menurut Undang undang no. 23 tahun 1997 menjelaskan bahwa pengertian lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.

Berdasarkan kedua pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian lingkungan adalah suatu kesatuan wilayah yang mencakup segala benda, makhluk hidup, dan keadaan yang dapat mempengaruhi kelangsungan hidup manusia. Dalam penelitian yang berjudul “ Pengaruh Kepadatan Penduduk terhadap Kelestarian Lingkungan Permata Taman Palem ”, penulis ingin mengetahui keadaan lingkungan dalam suatu wilayah berdasarkan jumlah penduduk yang ada di Permata Taman Palem.




BAB III


METODE PENELITIAN




3.1.    Jenis Penelitian

Penelitian dengan judul “ Pengaruh Kepadatan Penduduk terhadap Kelestarian Lingkungan Permata Taman Palem ” menggunakan jenis elitian penelitian kuantitatif. Menurut Arikunto (2006:12) penelitian kuantitatif adalah penelitian yang banyak menggunakan angka-angka, mulai dari mengumpulkan data, penafsiran terhadap data yang diperoleh, serta pemaparan hasilnya. Berdasarkan definisi tersebut, penelitian ini menggunakan metode kuantitatif karena memuat data jumlah penduduk di Permata Taman Palem. 


3.2.    Metode Penelitian

Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian berjudul “ Pengaruh Kepadatan Penduduk terhadap Kelestarian Lingkungan Permata Taman Palem ” adalah kuantitatif …, 


3.3.    Populasi dan Sampel

Pada penelitian ini, populasi yang akan saya pilih adalah kepala keluarga Permata Taman Palem. Sampel yang akan saya pilih adalah satpam kompleks Permata Taman Palem, kepala keluarga Permata Taman Palem blok D3 no. 11 dan kepala keluarga Permata Taman Palem blok D3 no.15.


3.4.    Teknik Pengumpulan Data

          Teknik pengumpulan data untuk penelitian ini adalah sebagai berikut:

3.3.    Wawancara

Menurut Koentjaraningrat, wawancara merupakan metode yang digunakan untuk tugas tertentu, mencoba untuk memperoleh informasi dan secara lisan pembentukan responden, untuk berkomunikasi secara langsung. Maka dari itu, penelitian ini menggunakan teknik mengumpulkan data secara wawancara untuk mengetahui pendapat dari penduduk Permata Taman Palem secara langsung.


  1. Observasi

Menurut Nawawi dan Martini, observasi merupakan kegiatan mengamati, yang diikuti pencatatan secara urut yang terdiri atas beberapa unsur yang muncul dalam fenomena di dalam objek yang diteliti. Hasil dari proses tersebut dilaporkan dengan laporan yang sistematis dan sesuai kaidah yang berlaku. Maka dari itu, dalam penelitian ini diperlukan observasi secara langsung untuk melihat kondisi lingkungan yang disesuaikan dengan jumlah penduduk yang ada.